logo
sipp-payakumbuh radius biaya perkara fb payakumbuh email-payakumbuh Foto Album Video Album

HADAPI SERTIFIKASI AKREDITASI PENJAMINAN MUTU, PA PAYAKUMBUH SIAP ALL-OUT

May2018

Kategori : Berita Pa. Payakumbuh
Post By Admin Update : 24 - May - 2018

Payakumbuh, 9 April 2018—Beberapa waktu lalu, Pengadilan Agama (PA) Payakumbuh mendapatkan kepercayaan dari Pengadilan Tinggi Agama Padang untuk mengikuti proses penilaian Sertifikasi Akreditasi Penjaminan Mutu (SAPM). SAPM di lingkungan Peradilan Agama sendiri diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kriteria penilaian SAPM meliputi standar-standar yang harus dipenuhi oleh setidaknya tiga bidang. Administrasi di bidang Manajemen Peradilan, Kesekretariatan dan Kepaniteraan. Kepaniteraan sebagai unit pokok pelayanan perkara diharuskan memenuhi standar-standar pelayanan publik para pencari kepastian hukum di bawah wewenang kompetensi absolut perkara PA. Di bidang lain, standar di bidang Kesekretariatan memiliki fungsi untuk menjamin kualitas tugas dan fungsi Kesekretariatan sebagai supporting unit PA Payakumbuh. Sementara itu, standar Manajemen Peradilan memiliki setidaknya dua fungsi. Fungsi pertama bersamaan dengan standar Kepaniteraan dan Kesekretariatan untuk meningkatkan pola dan sistem kerja yang ada di sebuah unit PA. Fungsi kedua berkaitan dengan pasca penilaian SAPM. “Manajemen Mutu diharapkan dapat menjaga standar-standar yang sudah dicapai saat penilaian SAPM,” tutur Usman, S.H., Sekretaris PA Payakumbuh.

Guna mematangkan persiapan SAPM tersebut, Senin, 9 April 2018, Ketua PA Payakumbuh, Drs. Lazuarman, M.Ag., memimpin rapat bersama pejabat terkait. Rapat tersebut tercatat dihadiri oleh Panitera, Sekretaris dan jajaran di bawahnya. Beberapa operator pelaksana SAPM juga turut berkontribusi pada jalannya rapat. Dalam arahannya, Drs. Lazuarman, M.Ag., menegaskan bahwa, “Terpilihnya PA Payakumbuh untuk mengikuti SAPM merupakan amanah dari PTA Padang. Artinya, kita dipercaya. Kepercayaan tersebut kita respons secara positif untuk semakin berbenah meningkatkan pelayanan di PA Payakumbuh.”

Rapat kali ini banyak membahas mengenai koordinasi teknis persiapan SAPM, meliputi pola kerja yang akan dipergunakan untuk melengkapi dokumen sekaligus pembagian tugas. Roli Wilpa, S.H.I., M.Sy, yang bertindak sebagai Ketua SAPM PA Payakumbuh mengungkapkan bahwa pola kerja dan pembagian tugas menjadi krusial supaya persiapan SAPM dapat berjalan efektif dan efisien. “Kita memiliki jangka waktu hingga awal Bulan Juni untuk mempersiapkan SAPM. Persiapan tersebut meliputi mempelajari dokumen SAPM dan standarnya, memeriksa kesiapan PA Payakumbuh saat ini dan kemudian menentukan apa yang harus dilengkapi. Diperlukan koordinasi dan kolaborasi semua pejabat terkait untuk mencapai target standar yang ditentukan oleh SAPM,” tegas Ketua SAPM pada arahan teknis.

Ikatan Keluarga Besar PA Payakumbuh Adakan Silaturahmi
Sebelumnya di hari Jumat, 6 April 2018, Ikatan Keluarga Besar (IKB) PA Payakumbuh berkumpul untuk kembali bersilaturahmi. Silaturahmi tersebut dihadiri oleh pegawai PA Payakumbuh beserta keluarga. Di kesempatan tersebut, Drs. H. Surisman, Hakim pada PA Payakumbuh berkesempatan untuk memberikan tausiyah keagamaan bagi IKB.

Drs. H. Surisman yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua PA Sibolga menekankan pentingnya kebersamaan. Baik kebersamaan dalam hal persaudaraan sesama muslim pada umunya, maupun kebersamaan sebagai satu ikatan keluarga besar PA Payakumbuh. “Seorang yang beriman itu dengan orang beriman lainnya bagaikan satu tubuh, jika satu sakit, maka yang lain juga merasakan sakit,” tutur Hakim yang baru sekitar satu bulan di PA Payakumbuh tersebut. Pesan tersebut menjadi relevan karena saat ini PA Payakumbuh sedang mempersiapkan SAPM sebagaimana diberitakan di bagian sebelumnya.
Yang terdekat, pada tanggal 16 April 2018 besok, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Padang akan datang ke PA Payakumbuh dalam rangka asistensi persiapan penilaian SAPM. PA Payakumbuh perlu bekerja bersama sesuai dengan pembagian tugas yang sudah dirapatkan guna menyambut kehadiran PTA Padang. “Memang asistensi bukanlah penilaian, namun asistensi akan menjadi jauh lebih efektif jika tahap persiapan setidaknya sudah pada tahap identifikasi bidang-bidang yang harus ditingkatkan,” papar Roli Wilpa, S.H.I, M.Sy., saat mengakhiri rapat persiapan tersebut.